biasaya rasa sentimenku kepada setiap orang dihari biasa berkembang dan subur dengan pesatnya, tetepi tidak hari ini. aku sendiri juga heran kenapa ini semua begitu cepat beruh? apakah aku pernah merasakan perlakuan sentimen yang deberikan kepadaku oleh orang lain?
aku semakin berfikir, rasa tidak senang yang aku luapkan kepada orang lain akan aku rasakan juga perlakuan yang sama yang diberikan orang lain. mungkin ini salah satu dari sekian banyak alasanku untuk berubah menjadi lebih baik. ini yang sering disebut hukum karma, yang selalu mengenakan orang yang melakukan perbuatan tersebut.
kalau ada orang lain yang sentimen dengan kita, maka perasaan kita akan menjadi tidak enak, apa pun yang kita lakukan akan dinilai salah olehnya. sebaik apa pun dan sebagus apa pun perlakuan kita akan dipandang jelak dimatanya dan berbagai argumen yang akan dikeluarkan.
aku semakin sadar bahwa, sentimen merupakan salah satu penyakit hati, ia mampu menggerogoti keimanan dan sifat kemanusiaan seseorang. pertimbangan yang ia buat bukan berdasrkan atas kebenarn, usulan, atau pun pengetahuan melainkan mempertahankan egonya sendiri tanpa mempertimbangkan hak orang lain.
kalau rasa sentimen terus diperjinak didalam diri, maka kita telah keluar dari garis kehidupan ini.aku menilainya seperti itu, karena aku melihat kesombongan yang luar biasa terpancar disorotan mata, seperti binatang buas yang siap melahap mangsanya.
seharusnya manusia satu dengan manusia lainnya harus bisa saling menghormati dan menghargai walaupun ia salah, k arena itu membuat kita akan dihormati orang lain. dan sangat menarik adalah kita sebagai manusia berjalan di atas porsinya sehingga tujuan kita didunia ini bisa tercapai.(ini salah satunya, saya tidak menutup kemungkinan dengan yang lain, akrena saya yakin banyak jalan menuju roma. banyak arah mau pulang kerumah).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar